JATENG.SIN.CO.ID – Dukungan dunia pendidikan terus mengalir untuk menyukseskan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah. Ribuan siswa, santri, dan warga akan dilibatkan untuk memeriahkan berbagai rangkaian kegiatan sekaligus menjadikan MTQ sebagai sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026). Pertemuan dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pendidikan Kota Semarang, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, dan LPTQ Jawa Tengah.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sunarto, mengatakan keterlibatan satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam menyukseskan MTQ Nasional. Menurutnya, dukungan sekolah tidak hanya akan menyemarakkan suasana, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik untuk menyaksikan secara langsung ajang Al-Qur’an terbesar di Indonesia.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menjelaskan bahwa kehadiran siswa akan diatur secara bergiliran sesuai lokasi dan jadwal kegiatan. Skema tersebut disiapkan agar dukungan terhadap MTQ tetap maksimal tanpa mengganggu proses pembelajaran di sekolah.
Sementara itu, Ketua Tim Humas dan Protokol Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Sarip Sahrul Samsudin, memaparkan sejumlah agenda yang akan menyemarakkan MTQ Nasional, mulai dari Pawai Ta’aruf, pameran, job fair, seminar, hingga gerakan bersih-bersih masjid yang telah berlangsung sejak April dan akan berlanjut hingga September 2026.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan turut hadir memberikan dukungan pada setiap perlombaan, khususnya saat babak penyisihan dan final, dengan tetap menjaga ketertiban serta menghormati cabang musabaqah yang memerlukan suasana tenang.
Dukungan juga datang dari madrasah dan pondok pesantren. Perwakilan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah menyatakan siap menggerakkan peserta didik untuk ikut memeriahkan MTQ sebagai bagian dari penguatan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Hal serupa disampaikan Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yang memastikan pesantren siap mengerahkan santri sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan panitia.
Melalui sinergi pemerintah, sekolah, madrasah, dan pesantren, Jawa Tengah optimistis MTQ Nasional XXXI tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi, syiar Al-Qur’an, serta penggerak kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.

